Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi
Republik Indonesia

Biro Sumber Daya Manusia

Biro SDM

Rakernas Kemenristekdikti 2018

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2018 dengan tema “Ristekdikti di Era Revolusi Industri 4.0”. Pelaksanaan Rakernas ini diselenggarakan di Universitas Sumatera Utara, Medan pada tanggal 16 dan 17 Januari 2018.

Tujuan pelaksanaan Rakernas adalah untuk menyusun rekomendasi pengembangan Iptek dan Dikti dalam menghadapi revolusi Industri 4.0 dalam bidang kelembagaan, bidang studi, kurikulum, sumber daya serta pengembangan cyber university, risbang dan inovasi. Rakernas juga dimaksudkan sebagai ajang konsolidasi bagi seluruh pemangku kepentingan Kemenristekdikti untuk merumuskan langkah dan kebijakan agar semua target program pengembangan Iptek dan Dikti di tahun 2018 dapat di realisasikan secara optimal.

Hal lain yang dibahas di Rakernas adalah terkait dengan Penuntasan zona integritas, Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) serta memastikan pencapaian Target Reformasi Birokrasi 2018.

Dalam sambutan pada Rakernas ini Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani , menjelaskan bahwa anggaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ilmu sains dan teknologi porsinya lebih besar dari pada ilmu sosial-humaniora, hal ini berdasarkan review, arahan maupun feedback dari berbagai Kementerian/Institusi. Selanjutnya anggaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) akan disesuaikan dengan kebutuhan Indonesia kedepannya. Dengan anggaran sebesar 20%, Sri Mulyani menyampaikan bahwa kualitas pendidikan di Vietnam masih lebih tinggi di bandingkan dengan Indonesia. Hal ini perlu dimintai pendapat kementerian teknis yang menangani pendidikan mengingat Indonesia masih tertinggal dari sisi hasil, sedangkan porsi dan anggaran sudah sama. Itu berarti strategi dalam pendidikan belajar mengajar harus lebih ditingkatkan.

Sementara itu Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir menyampaikan capaian kinerja Kemenristekdikti, terdiri dari 3 hal besar yakni, hal pertama Publikasi Perguruan Tinggi Indonesia yang masuk dalam kelas dunia (publikasi internasional Indonesia sudah bisa mengalahkan Thailand). Hal kedua, masuknya 3 Perguruan Tinggi Indonesia ke 500 World Class University (WCU) , yaitu Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung dan Universitas Gadjah Mada. Hal ketiga, mutu pendiidikan tinggi yang dulu hanya memiliki 16 Perguruan Tinggi dengan akreditasi A, saat ini sudah mencapai 65 Perguruan tinggi.

Hadir dalam Rakernas di medan ini Selain Menteri Keuangan Sri Mulyani, juga hadir Menteri Perhubungan Budi Karya Sumardi, Menteri PU PERA Basuki Hadi Muljono, Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo, serta Seluruh Rektor dan Direktur PTN, Seluruh Koordinator Kopertis, Seluruh Kepala LPNK di Bawah Koordinasi Kemenristekdikti serta dari Islamic Development Bank (IDB), Ketua Komisi VII DPR RI, Ketua Komisi X DPR RI, Ketua DPRD RI serta atase Pendidikan dan Kebudayaan.

Dalam Rakernas ini juga diberikan penghargaan kepada PTN/Kopertis dalam kinerja, program dan anggaran 2017 serta anugerah Humas PTN/Kopertis tahun 2017.

Sampai Jumpa di Rakernas Kemenristekdikti 2019

Photos


Kemenristekdikti Rakernas Ristekdikti 2018

Views: 266